Media Informasi dan Silaturahmi Aparatur Sipil Negara Indonesia (ASN-ID)

PNS DKI Dianggap Kurang Ajar Karena Protes Kenaikan Gaji PTT

Entah apa yang ada di pikiran PNS DKI ini. Bukannya senang melihat kebahagian orang lain tatkala gaji pegawai tidak tetap (PTT) mau dinaikkan, ini malah mengeluh. Seperti dikutip dari kompas.com,  Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono mengaku menerima berbagai keluhan dari pegawai negeri sipil (PNS). Salah satu keluhan terkait rencana Pemerintah Provinsi DKI yang hendak menaikkan gaji pokok pegawai tidak tetap (PTT).

Menurut Heru, Pemprov DKI memang berencana menaikkan gaji pokok PTT dari saat ini masih berjumlah Rp 2,4 juta. Jumlah tersebut ditambah dengan tunjangan kehadiran sebesar Rp 200 ribu.

"Kalau dijumlah total semua ada Rp 2,8 juta. Pas mau dinaikkan, ada PNS yang protes karena gaji pokoknya akan dilewati oleh PTT," kata Heru, di Balai Kota, Senin (20/4/2015).

Heru menilai tidak seharusnya para PNS berpikir demikian. Sebab, PNS memiliki sejumlah tunjangan yang dapat membantu penghidupannya. Hal itu berbeda dengan PTT. Saat ini, beberapa instansi yang menggunakan tenaga PTT adalah Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

"Hitungannya kan enggak gitu karena hitungannya take home pay. Jadi PNS yang ngomong gitu (memprotes gaji pokok PTT) kurang ajar. Jadi PNS tu sudah beruntung karena dapat pensiun, tunjangan beras, dan lain-lain," ujar Heru. Sumber: kompas.com

Tags yang terkait dengan gaji pns: tabel gaji pns, gaji guru pns, daftar gaji pns, kenaikan gaji pns, gaji polri, gaji pns 2015, tabel gaji pns 2015.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : PNS DKI Dianggap Kurang Ajar Karena Protes Kenaikan Gaji PTT

0 comments:

Post a Comment