Media Informasi dan Silaturahmi Aparatur Sipil Negara Indonesia (ASN-ID)

Pilkada Serentak, 9 Desember Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional

pilkada, serentak, libur, nasional
Presiden Joko Widodo akhirnya menetapkan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional.  Aturan tersebut diberlakukan guna memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk memberikan hak pilihnya. hari libur nasional berlaku bagi semua daerah, termasuk yang tidak menyelenggarakan pilkada.

Libur nasional terkait pilkada ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 25 Tahun 2015 menyatakan bahwa tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional. Hal ini berkaitan dengan penyelenggaraan pilkada serentak di 269 daerah di Tanah Air. Hari libur ini berlaku bagi semua instansi tanpa terkecuali.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Hadar Nafis Gumay menjelaskan, hari pelaksanaan pilkada serentak perlu dijadikan hari libur nasional di semua daerah karena aktivitas pilkada yang lintas daerah.  Misalnya, jika seorang penduduk tinggal di daerah yang melakukan pilkada, tetapi bekerja di daerah yang tidak menyelenggarakan pilkada. Hadar menilai, orang yang bersangkutan akan kesulitan untuk pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) jika hari itu tak dijadikan hari libur.

Libur Pilkada, Pelayanan Publik Harus Tetap Berjalan
Meskipun libur pilkada, unit pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, perbankan, keamanan dan ketertiban, perhubungan, dan unit sejenis lainnya harus tetap memberikan layanan. Ini karena fungsi pelayanan publik dari unit-unit tersebut berhubungan dan berdampak langsung kepada masyarakat luas.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan Surat Edaran Nomor B/3824/M.PAN-RB/11/2015 tertanggal 27 November perihal Pelaksanaan Hari Libur Nasional pada 9 Desember 2015 yang berkenaan dengan Pemungutan Suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa setiap pimpinan instansi pemerintah agar melakukan pengaturan dan pemantauan terhadap pelaksanaan hari libur nasional tersebut dan mengambil langkah-langkah peningkatan disiplin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun demikian, Kepala Biro Hukum, Informasi, dan Komunikasi Publik PANRB, Herman Suryatman, menghimbau agar unit pelayanan publik tetap melaksanakan pemberian pelayanan.

"Sebagaimana ditegaskan Pak Menteri, pimpinan unit kerja atau satuan kerja organisasi pelayanan publik diharapkan dapat mengatur penugasan pegawai pada hari tersebut, agar pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujar Herman dalam keterangannya.

Menurutnya, Sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan bahwa pada 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 25 Tahun 2015 tentang Hari Pemungutan Surat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

"Sekarang eranya revolusi mental, pak Menpan meminta semua pimpinan instansi pemerintah sigap dan tanggap melakukan pengaturan dan pemantauan. Pastikan pelayanan publik berjalan serta disiplin pegawai terjaga," pungkas Herman.

Tags yang terkait dengan libur pilkada: libur nasional 2016, libur pilkada, edaran libur nasional, keputusan presiden libur pilkada, hari libur pilkada, PNS Libur Pilkada.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pilkada Serentak, 9 Desember Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional

0 comments:

Post a Comment